Selasa, 30 Desember 2014

Korban Pengacara Abal2 31

 Awal tahun ini saya mengalami masalah dengan kartu kredit akibat penipuan rekan. Maksud hati ingin merestrukturisasi tagihan kartu kredit saya,pada awal Februari saya membaca promosi via internet dan salah satunya juga ada di kaskus.

Saat itu saya menanyakan langsung pada bagian marketing jasa mediasi kartu kredit YJ ,yang bernama VV. Pertanyaan saya mendapat respon dari VV dan dia langsung menyarankan untuk membayar DP fee, supaya proses negosiasi dapat segera dilakukan, pertama2 dgn melakukan pengalihan alamat ke kantor jasa mediasi ini. Karena panik,tidak memiliki pengalaman dan wawasan yang cukup, saya langsung mentransfer uang, kata VV uangnya bisa dipakai untuk biaya fasilitas pengalihan alamat dan telepon ke kantor jasa yang bernama BU di Jaktim. Proses mediasi ke bank bisa dilakukan setelah saya membayar 50% dari fee. Waktu itu saya mendaftarkan 3 kartu kredit:Niaga,Mandiri,dan HSBC. Nyatanya ketiga bank tetap menelepon saya dan pihak YJ hanya mengatakan bahwa pengalihan tidak dapat dilakukan karena sudah telat (tidak diterangkan oleh VV sebelumnya).Bulan depannya pihak kantor YJ mengatakan bahwa proses pengalihan sudah berhasil dilakukan. Tetapi tetap saja seminggu kemudian HSBC dan Mandiri tetap menelepon, ketika saya menanyakan pihak YJ, mereka suruh saya bohong ke bank kalau saya bukan orang yang bank cari. Tetapi tidak pernah berhasil. Selama 2 bulan tiap malam menjadi mimpi buruk karena terror2 dari bank,dan menimbulkan keributan di rumah dan di kantor.Saya pikir setelah saya transfer uang sampai 50% pihak YJ akan segera melakukan somasi ke bank seperti yang mereka janjikan sejak awal,supaya saya tidak diganggu lagi oleh bank katanya.

Setelah saya transfer uang dan menandatangani surat kuasa di awal bulan April, saya kira semua akan beres,nyatanya tidak ada perubahan,tidak banyak info yang diberikan oleh pihak jasa ini, sehingga saya harus mengejar2 mereka dan sulit sekali karena telepon tidak diangkat.Hanya sesekali ada sms balasan dr VV. Pertengahan April setelah saya tanya terus lewat email dan sms ke YJ dan VV,masalah Bank Niaga beres, ( ternyata menurut pengalaman teman yang lain, ternyata Bank Niaga adalah bank paling mudah memberikan keringanan , jadi tidak perlu negosiasi pihak ketiga). Pihak VV sudah menagih2 sisa fee yang harus dibayar (debt collector kedua neh).Tetapi HSBC ternyata terus menteror dan pihak YJ hanya mengatakan memang HSBC adalah bank paling jahat, maka saya putuskan untuk tidak meneruskan proses mediasi pada pihak YJ,dan mengurus sendiri ke bank HSBC,dan proses selesai dengan cepat,tidak seperti yang dikatakan pihak YJ. Untungnya saya belum transfer utk fee HSBC.Yang menjadi masalah adalah saya sudah transfer fee untuk Mandiri, dan mulailah teror2 dari bank Mandiri, pihak YJ bilang sudah melakukan negosiasi dgn pihak Mandiri, tetapi Mandiri bilang tidak ada negosiasi dari pihak manapun dengan kartu kredit saya. Dan memang pihak YJ tidak bisa menunjukkan bukti sudah negosiasi.

Saya terus mengejar pihak YJ utk menanyakan proses ini bagaimana, malah dijawab harus menunggu minimal telat 2 bulan pembayaran baru bisa dinegosiasikan. Mandiri itu susah harus lewat jalur hokum katanya..Awal Mei baru pihak kantor YJ bilang, Mandiri baru punya program awal Juni. (diulur melulu…dari Februari loh…).

Ternyata tak ada informasi perkembangan apapun untuk Mandiri sampai tanggal 6 Juni dari pihak YJ walau sudah saya email dan sms, sampai pihak bank Mandiri yang menelepon saya menawarkan keringanan. Dan saya terpaksa menyelesaikan sendiri ke bank karena sudah tak tahan lagi dengan terror bank.Waktu saya tanyakan ke pihak YJ, ini bagaimana kok keduluan bank informasinya, kantor hanya bilang , sama kok kita sudah negosiasi hasilnya sama dengan yang Mandiri kasih,diproses aja.(udah dibayar,malah nyuruh…) Tetap dapat bunga, dan karena didiamkan menunggu proses dari kantor ,maka bunganyapun semakin besar. Pihak YJ (yang sudah mendapat fee jutaan rupiah dari kantong orang yang sedang kesusahan ini) hanya mengatakan bahwa mereka sudah menjalankan tugas dan ngotot bahwa ini kesalahan saya mengambil tindakan sendiri tanpa pemberitahuan kekantor,padahal saya selalu email dan telepon,namun susah menghubungi kantor,mereka terima uang dan santai2 , saya yang bayar malah kerja keras berjuang menghadapi bank dan mengejar2 pihak mediasi YJ….mereka membenarkan diri sudah melakukan tugasnya tapi tidak melihat dari sisi kesulitan konsumen,tidak tahu profesionalitasnya dimana…jadi saran saya kepada orang2 yang sedang bermasalah dengan kartu kredit, JANGAN MEMAKAI JASA PIHAK KETIGA PENYELESAIAN KARTU KREDIT krn tidak ada manfaatnya sama sekali malah menambah beban keuangan. Jika bermasalah, datanglah langsung ke bank pemberi hutang, mendingan fee nya dibayar buat bayar hutang atau menyicil hutang. Saya sharingkan ini supaya orang2 yang bermasalah seperti saya tidak terkecoh oleh iklan2 jasa mediasi kartu kredit semacam itu. Yang kenyataannya bukan menolong,hanya menjebak dan mengadu domba dengan bank.

Dicoy paste dari Kaskus.co.id  link : http://archive.kaskus.co.id/thread/9494714/