Sabtu, 18 Oktober 2014

Contoh Kasus 7


Percakapan via Whatsapp. Dikutip seperlunya.
5/26/2014 12:14: Adxxxx: Saya xxxxxxx Adxxxx, panggilan saya Adxxxx saja. Belum lama ini ayah saya sakit stroke sehingga saya resign dari pekerjaan saya, lalu pulang ke xxxxxxxx untuk menjaga ayah saya di rumah sakit. Kemudian ayah meninggal. Saat ini saya sudah kembali ke Jakarta, tepatnya rumahku di xxxxxxx. Saat ini saya punya cicilan KTA dari DBS dan Standard Chartered sudah jalan 6 bulan. DBS tenor 3 tahun dan stanchart 5 tahun. Saat ini saya masih menganggur belum mendapat pekerjaan. Sayq stres memikirkan utang2 saya. Belum lagi tagihan kartu kredit dari beberapa bank, sehingga saya memakai jasa talangan. Saya mau meminta keringanan dari bank untuk kta dan kartu kredit. Saya mau meminta bantuan tim bapak untuk membantu mediasi negosiasi keringanan pembayaran
5/26/2014 13:57: Adxxxx: Beberapa hari yang lalu saya tertipu iklan di koran ada jasa bantu tutup cc kta ternyata melalui pengacara dengan fee 10%. Saya baru bayar dp saja 7 juta untuk kedua kta. Saya telat membaca postingan bapak di kompasiana. Saya sudah telanjur tandatangan surat kuasa di hadapan marketingnya, tapi pengacara belum tandatangan saat itu. Saya kembali lagi di hari yang sama untuk menarik kembali surat kuasa yang belum ditandatangani pengacara, saya berkata akan saya pertimbangkan kembali, perlu persetujuan keluarga. Kalau keluarga tak setuju, maka batal pakai jasa mereka. LBH Ningrxx di STC senayan jakarta, pengacara pak budx kelanx. Tapi surat kuasa itu tidak bisa saya tarik kembali karena kata marketingnya, tunggu diinfokan kepada pak budx kelanx mengenai pembatalan. Hari berikutnya sudah saya infokan kepada marketingnya bahwa saya batal dan memohon kebijaksanaan pak Budx untuk meretur dana dp saya, kalau dipotong biaya pembatalan saya ikhlas. Padahal saya sudah infokan bahwa dana 7 juta itu untuk bayar cicilan kta stanchart bulan ini, tapi kata marketingnya tidak perlu. hari berikutnya dapat info dari marketingnya bahwa :
5/26/2014 13:58: Adxxxx: Siang Pak Adxxxx…aku Ibu Wardax,mau konfirmasi saja,untuk proses negosiasi ke bank nya sudah di jalankan kemarin jum’at…dgn pihak Bank nya,dan untuk sisa biaya negosiasi bank nya sebesar Rp.29.965.000,- yg akan di bayarkan kembali di tgl 30 mei 2014 sesuai dgn perjanjian Pak Adxxxx dgn Pengacara Prof.DR.Budx Kelanx,SH,MH…Proses Negosiasi akan di jalankan sampai tuntas,dan semua hutang Pak Adxxxx,semua akan tercover (terlunasi) oleh dana Asuransi…tolong untuk sisa biaya Negosiasi ke Bank nya segera di lunasi,apabila sudah ada dananya sebelum tgl 30 mei 2014 ,segera di transfer ke rekening BCA : 500-5074-xxx atas nama Prof.DR.Budx Kelanx,SH,MH…dan tolong di konfirmasi kalaw sudah di transfer,terima kasih.
5/26/2014 13:59: Adxxxx: Bagaimana pak? Apakah benar pengacara sudah jalankan walau saya belum bayar semua fee nya?
5/26/2014 14:00: Adxxxx: Apakah saya abaikan saja lbh itu, tidak perlu bayar sisanya. Sayang saya telat membaca postingan bapak di kompasiana