Sabtu, 18 Oktober 2014

Contoh Kasus 16

Percakapan via email. Dikutip seperlunya.
Yth pak Pulo,
Saya Atxxx yg siang ini konsultasi dengan bapak via bbm. Banyak yg mau saya tulis, tp karena terbatas dengan bbm sy memutuskan utk konsultasi via email ini.
Saya runtut kronologisnya. Saya punya 4 CC dan 1 KtA. Selama ini pembayaran lancar saja. Tapi karena saya membayarnya hanya min payment nya saja akhirnya lama2 membengkak dan akhirnya saya kesulitan untuk membayarnya. Kemudian sy mendapat SMS dr pengacara ini. Dari awal saya memang sudah merasa aneh, yg hubungi saya namanya Imex, tp kemudian saat kunjungan ke kantornya namanya Hanx. Lalu mereka ada yg bisik2 di belakang saya. Tapi karena saya sdh terdesak akhirnya saya tetep saja mengikuti mereka. Nama law firm nya Abdux Solex law firm beralamat di gedung Ganx Jemax jl diponegoro lt x. Itu sekitar bulam maret 2013. Mereka minta fee 20% tp sy tawar akhirnya deal 12,5%. CC sy blm ada yg overlimit, dan oleh merka disuruh ditarik tunai dr sisa limit supaya tidak terpotong oleh bunga dr pihak bank. Saya seperti kerbau dicocok hidungnya, oke aja. Janji awal mereka akan mengalihkan semua tagihan dan kontak ( alamat dan no hp ) ke mereka dan akan menjaga supaya debt collector tidak datang ke rumah atau kantor. Semua informasi sudah sayas erahkan ke merka. Semua aman sampai 3 bulan terrakhir debt col bergantian datang ke kantor dan rumah. Beberapa kali masih bisa saya hindari sampai terakhir kejadian kemarin debt col ketemu suami saya di rumah. Untuk catatan, suami saya tidak tau sama sekali soal cc dan kta sy, semua di luar pengetahuan dia. Juga keinginan utk memakai pengacara sdh peernah dia larang waktu iseng2 saya tanya ke dia. Dengan kejadian ini saya jadi kepikiran untuk browsing apa bener pengacara2 ini penipu. Dan akhirnya saya ketemu dengan web nya bapak.
Atas kejadian ini, apa yg harus saya lakukan sekarang pak…
Lalu juga ke pengacara abal2 ini, bp Abdux Solex namanya, apa yg harus saya lakukan dengan dia… Karena di kantornya juga ada divisi debt col nya yg namanya Rxy…
Teima kasih.